Media
Dan Anak
Rasa ke ingin tahuan
anak yang begitu besar saat bermain tersedianya media bermain menjadi kebutuhan
yang sangat penting, salah satunya di zaman informasi ini kotak ajaib bernama
komputer menjadi media yang dekat dengan dunia bermain anak. Sesuai dengan namanya, media
yang tergolong dalam media sosial ini memiliki fungsi untuk mendukung interaksi
sosial penggunanya. Dalam konteks ini, media sosial bisa digunakan untuk
mempertahankan/mengembangkan relasi atau interaksi sosial yang sudah ada dan
bisa digunakan untuk mendapatkan teman-teman yang baru.mulai dari games, komunikasi dan informasi.
Seiring dengan
perkembangan yang kian pesat di bidang teknologi dan informasi tersebut
perkembangan jiwa anakpun mengalami perubahan yang perlu diperhatikan.
Kegemaran bermain media sosial yang berlebihan akan mengurangi anak melakukan
hubungan sosial dengan teman-temannya sehingga dapat menghambat kemampuan EQ
(emotional quentient). Misalnya rasa soliter dan kerjasama dengan teman,
kemampuan berkomunikasi sesuai waktu.
Media social
Media sosial adalah sebuah
media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi,
berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog,jejaring sosial, wiki, forum dan
dunia virtual. Internet adalah kependekan dari inter-network.
Secara harfiah mengandung pengertian sebagai jaringan komputer yang
menghubungkan beberapa rangkaian. Jaringan internet juga didefinisikan
sebagai jaringan komputer yang mampu menghubungkan komputer di seluruh dunia
sehingga berbagai jenis dan bentuk informasi dapat dikomunikasikan antar
belahan dunia secara instan dan global (Andhika, 2005).
Macam-macam media
social
1.
Facebook
2.
Twitter
3.
Google+
4.
Weibo
5.
RenRen
6.
Yelp
7.
Tumblr
8.
Pinterest
9.
Path
10. Yahoo! Meme
11. FUPEI
PENGARUH POSITIF MEDIA SOSIAL BAGI ANAK USIA DINI
Kemajuan media informasi dan
teknologi sudah dirasakan oleh hampir seluruh lapisan masyarakat, baik dari
segi positif maupun negative dari penggunaannya.
Bahkan pada umumnya, saat ini anak-anak usia 5 hingga 12 tahun menjadi
pengguna paling banyak dalam memanfaatkan kemajuan media informasi dan
teknologi pada saat ini. Oleh karena itu, tidak heran jika dampak positif dari
perkembangan media informasi dan teknologi untuk anak usia 5 hingga 12 tahun
dikatakan sebagai generasi multi-tasking.
Menurut hasil penelitian
American Psychological Asociation (APA) pada tahun 1995 terungkap bahwa
tayangan yang bermutu akan mempengaruhi seseorang untuk berperilaku baik. Adapun
tayangan yang kurang bermutu akan memengaruhi seseorang untuk berperilaku
buruk. Bahkan, penelitian ini menyimpulkan bahwa hampir semua perilaku buruk
yang dilakukan orang adalah hasil pelajaran yang mereka terima dari media
semenjak usia anak-anak ( Zubaedi, 2011: 174).
Dampak positif dari penggunaan media informasi dan teknologi
ini adalah antara lain:
1. Untuk memudahkan seorang anak dalam
mengasah kreativitas dan keceradasan anak.
- Adanya
beragam aplikasi digital seperti mewarnai, belajar membaca dan menulis
huruf tentunya memberika dampak positif bagi perkembangan otak anak.
Mereka tidak memerlukan waktu dan tenaga yang lebih untuk belajar membaca
dan menulis di buku atau kertas, cukup menggunakan tablet sebagai sarana
belajar yang tergolong lebih menyenangkan.
- Anak-anak
menjadi lebih bersemangat untuk belajar karena aplikasi semacam ini
biasanya dilengkapi dengan animasi yang menarik, warna yang cerah, serta
lagu-lagu yang ceria.
- Kemampuan
berimajinasi anak juga semakin terasah karena permainan yang mereka
gunakan bervariasi dan memiliki jalan cerita yang beragam
Dampak negatif media sosial bagi anak usia dini. Ada beberapa
pengaruh media sosial bagi anak usia dini, diantaranya:
1. Dari segi fisik komputer dapat
menimbulkan rasa nyeri kronik pada tangan, pergelangan tangan, punggung dan
bahu jika berlangsung lama.Dapat mengakibatkan ketegangan pada otot
mata karena monitor komputer memancarkan radiasi berbagai sinar seperti infra
merah, ultraviolet dan elektromagnetik pemicu penyakit kanker.
2. Dari segi psikologis pengeruh
komputer, internet, video games akan mengikis waktu dan komunikasi dalam
keluarga. Anak-anak menjadi lebih tertarik pada dunia interaktif dibanding
dengan mengerjakan hal-hal yang biasa mereka kerjakan.
“Ketagihan terhadap komputer juga akan
mengurangi waktu bermain dengan teman-teman sebaya dan teman sekelas, sehingga
anak akan tumbuh dengan kondisi kekurangan sosialisasi,”ujar Thomas Batalia,
seorang psikolog Ateneo Welline Center di Filipina (Ellisiti Julaihah,
2004:2005)
3. Anak-anak juga dapat menjadi lebih
sulit berkonsentrasi dalam dunia nyata. Hal ini dikarenakan anak-anak tersebut
sudah terbiasa hidup dalam dunia digital.
4. Anak usia dini adalah peniru ulung,
maka dengan seringnya bermain video games yang biasanya para jagoan
menyelesaikan masalah dengan cara memukul atau menembaki. Hal ini secara tidak
langsung mengajarkan perilaku kekerasan pada anak.
Ada juga 10 ciri seseorang kecanduan jejaring
sosial di dunia maya menurut analis Retrevo Gadgetology adalah sebagai berikut
:
·
Yang
Pertama, anda berbicara atau mengirim pesan hanya 140 karakter atau kurang dari
itu. Ini mencerminkan bahwa pola pikir Anda sudah sangat meresap dengan Twitter
yang hanya memperbolehkan mengirim 140 karakter di setiap pesan yang anda
kirim.
·
Kedua,
anda seringkali iseng untuk mencolek alias ‘poke’ teman atau rekan kerja meski
sekadar hanya untuk pergi ke tolilet.
·
Ketiga,
ketika ditanya oleh seseorang, “Bagaimana akhir pekanmu?”. Di pikiran anda yang
pertama kali muncul adalah “ Duh aku lupa update status di Facebook dan
Twitter”.
·
Keempat,
anda kerap kali memposting link tentang keberhasilan memainkan game di Facebook.
Misalnya: ‘Sukses naik ke level 932 Mafia Wars”. Sementara di Twitter, dalam 24
jam langsung mem-follow ribuan account sekaligus.
·
Kelima,
anda menilai bahwa diri berhasil dan berharga dengan mengukur dari seberapa
sering Anda me-retweed.
·
Keenam,
Ketika koneksi internet terhambat, Anda tak sabar untuk terus menerus
me-refresh halaman jejaring sosial yang ingin dibuka.
·
Ketujuh,
anda mengganggap bahwa dengan menambah satu orang follower sangat begitu
berarti, seperti mencetak skor dalam sebuah pertandingan olahraga. -Kedelapan,
Mengecek atau mengupdate status di Facebook dan Twitter sebelum tidur.
·
Kesembilan,
Selalu wara-wiri di jejaring sosial sedikitnya satu kali sehari. Dan Kesepuluh,
ketika ingin bersantap alias makan pun tak bisa menahan diri untuk tetap aktif
ke situs jejaring sosial. (lihat inet.detik.com, 2010)